Cara Bermain
1. Permainan dimulai dengan Lane Phase, di mana kedua pemain bermain secara bergiliran menggunakan kartu aksi.
2. Pada setiap giliran, pemain menggunakan 1 kartu aksi dari tangan, kemudian menerapkan efek kartu tersebut pada pion Senapati yang dipilih.
3. Setelah menggunakan kartu, pemain mengambil 1 kartu dari deck hingga jumlah kartu di tangan kembali menjadi 3 kartu, lalu giliran berakhir.
4. Selama Lane Phase, pemain berusaha mendorong pion Senapati lawan hingga keluar dari papan. Pion yang keluar dinyatakan kalah, dan lane tersebut dianggap selesai serta tidak dapat dipengaruhi lagi selama fase ini.
5. Pion Senapati yang telah kalah tidak dapat digunakan selama Lane Phase berlangsung.
6. Lane Phase berakhir ketika seluruh lane telah selesai atau setiap lane telah memiliki pemenang.
7. Setelah Lane Phase selesai, permainan memasuki Free Phase, di mana seluruh pion Senapati, termasuk yang sebelumnya kalah, kembali aktif dan dapat digunakan.
8. Pada Free Phase, pemain bermain secara bergiliran dengan memilih salah satu dari dua tindakan, yaitu menggerakkan pion atau mengambil skill.
9. Jika memilih bergerak, pemain menggerakkan 1 pion miliknya. Senapati bergerak satu petak ke arah atas, bawah, kiri, atau kanan, sedangkan Rajasa bergerak satu petak ke segala arah termasuk diagonal.
10. Jika sebuah pion bergerak ke petak yang ditempati pion lawan, maka pion lawan tersebut dikalahkan dan dikeluarkan dari permainan.
11. Jika memilih mengambil skill, pemain mengorbankan 1 pion Senapati miliknya, kemudian mengambil 1 kartu skill secara acak, dan giliran langsung berakhir.
12. Permainan berlangsung hingga salah satu pemain berhasil mengalahkan Rajasa lawan atau membuat lawan tidak memiliki pion yang dapat bergerak. Pemain yang memenuhi kondisi tersebut dinyatakan sebagai pemenang.
Peraturan
1. Permainan dimainkan oleh 2 pemain menggunakan papan berukuran 8 x 7 petak.
2. Setiap pemain memiliki 7 pion Senapati dan 1 pion Rajasa.
3. Setiap pemain memiliki deck kartu aksi berjumlah 10 kartu yang terdiri dari 5 Parang, 3 Perisai, dan 2 Tombak.
4. Setiap pemain memulai permainan dengan 3 kartu di tangan, dan jumlah kartu di tangan harus selalu 3 kartu. Jika kartu digunakan, pemain mengambil kartu baru dari deck. Jika deck habis, kartu yang telah digunakan dikocok kembali menjadi deck baru.
5. Permainan terdiri dari dua fase, yaitu Lane Phase dan Free Phase. Permainan selalu dimulai dari Lane Phase.
6. Pada Lane Phase, pemain hanya boleh menggunakan 1 kartu aksi setiap giliran, kemudian giliran langsung berakhir setelah efek kartu dijalankan.
7. Kartu Parang mendorong 1 Senapati lawan mundur 1 petak menuju wilayahnya.
8. Kartu Perisai memajukan 1 Senapati milik sendiri 1 petak menuju wilayah lawan. Kartu ini tidak dapat digunakan jika dua Senapati saling berhadapan pada lane yang sama. Jika pemain memiliki 3 kartu Perisai, pemain boleh menukar 1 kartu Perisai dengan kartu dari deck, dan giliran langsung berakhir.
9. Kartu Tombak mendorong 1 Senapati lawan mundur 2 petak menuju wilayahnya.
10. Jika sebuah Senapati terdorong hingga petak kekalahan, pion tersebut dinyatakan kalah dan lane tersebut dianggap selesai serta tidak dapat dipengaruhi lagi selama Lane Phase.
11. Pion Senapati yang kalah pada Lane Phase tidak dapat digunakan selama Lane Phase, namun akan kembali aktif dan dapat digunakan kembali pada Free Phase.
12. Lane Phase berakhir jika semua lane telah selesai atau setiap lane telah memiliki pemenang.
13. Setelah Lane Phase selesai, permainan memasuki Free Phase, dan kartu aksi tidak lagi digunakan.
14. Pada Free Phase, Senapati bergerak 1 petak dengan pola tambah (+) yaitu ke atas, bawah, kiri, atau kanan.
15. Rajasa bergerak 1 petak ke semua arah, yaitu pola tambah (+) dan diagonal (X).
16. Pion dapat mengalahkan pion lawan dengan menempati petak yang sama, sehingga pion lawan keluar dari permainan.
17. Pada Free Phase, pemain dapat memperoleh kartu skill dengan mengorbankan 1 Senapati miliknya sendiri pada saat gilirannya. Setelah itu pemain mengambil 1 kartu skill secara acak dan giliran langsung berakhir.
18. Tidak terdapat batas maksimal jumlah kartu skill yang dimiliki pemain, namun setiap kartu skill hanya dapat digunakan satu kali.
19. Permainan berakhir jika Rajasa lawan berhasil dikalahkan atau jika lawan tidak memiliki pion yang dapat bergerak. Pemain yang memenuhi kondisi tersebut dinyatakan sebagai pemenang.