Sejarah Nusantara tidak dapat dipisahkan dari peran penting rempah-rempah sebagai komoditas bernilai tinggi yang memicu persaingan ekonomi dan konflik kekuasaan sejak abad ke-15. Kekayaan rempah seperti cengkih, pala, dan lada menjadikan wilayah Nusantara sebagai pusat perdagangan dunia, sekaligus menarik campur tangan kekuatan asing, khususnya VOC. Boardgame "Nusantara: War and Spice Trade" dirancang untuk merepresentasikan dinamika sejarah tersebut melalui mekanisme permainan strategis. Pemain berperan sebagai kekuatan yang saling bersaing dalam menguasai wilayah penghasil rempah, mengelola perdagangan, serta menentukan kapan harus membangun aliansi atau berperang.
Panduan
1. Pemain memilih pion yang sudah di sediakan
2. Pemain harus menggunakan dadu untuk memutuskan siapa yang memulai permainan
3. Jika sudah mendapatkan giliran masing-masing, maka pemain di harapkan mengocok dadu kembali
4. Jika sudah mengocok dadu, maka pemain yang berikutnya akan mengocok random card kepada sang pengocok dadu
5. Jika pemain dapat kartu milik lawan, maka pemain harus ambil salah satu kartu yang ada di lawan yang di pilih dari random card tersebut
6. Jika pemain mendapatkan kartu sendiri di random card, maka pemain tersebut dapat mengeluarkan kartu apa saja selain kartu yang -1 pion atau wilayah.
7. Card player di bagi 3 jenis:
1. Repah : +1 pion, maka pemain dapat 1 pion cadangan yang sudah di sediakan
2. Stabilitas : -1 pion, maka pemain akan kehilangan pion di wilayah yang di tempati
3. Trade atau dagang : jika mendapatkan kartu trade, maka pemain bisa membeli pion yang sudah di sediakan
8. Jika pemain mengalami card player habis, maka pemain di nyatakan gugur
9. Jika pemain sedang melakukan duel dan kartu player nya habis, maka pemenang akan di putuskan dengan cara siapa yang menguasai wilayah yang lebih banyak
NOTE!
SIAPA YANG DAPAT MENGUASAI WILAYAH YANG TERBANYAK, MAKA DIA PEMENANGNYA
Kartu Wilayah
Kartu
Strategis